Selasa, 04 Desember 2012

PUPUK ORGANIK TERBAIK INDONESIA


Pupuk organik adalah pupuk yang terbuat  dari material makhluk hidup, seperti pelapukan sisa -sisa tanaman, hewan, dan manusia. Pupuk organik dapat berbentuk padat atau cair yang digunakan untuk memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Pupuk organik mengandung banyak bahan organik daripada kadar haranya. Sumber bahan organik dapat berupa kompos, pupuk hijau, pupuk kandang, sisa panen ( jerami, brangkasan, tongkol jagung, bagas tebu, dan sabut kelapa ), limbah ternak, limbah industri yang menggunakan bahan pertanian, dan limbah kota ( sampah ).
Pupuk organik bisa disimpulkan secara singkat yaitu Pupuk yang sebagian atau seluruhnya terdiri dari bahan organik yang berasal dari sisa tanaman dan atau kotoran hewan, yang telah melalui proses, rekayasa, berbentuk padat atau cair yang digunakan untuk mensuplai hara tanaman, memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah.
            Pupuk organic dapat dibuat dari urin hewan ternak, kali ini saya akan membahas pembuatan pupuk cair dengan bahan dasar urin kelinci secara sederhana dan bisa diduat sendiri dirumah.
Urin kelinci dapat dijadikan sebagai pupuk organic yang bermanfaat bagi tanaman. Urin kelinci yang terlah terkumpul belum bisa langsung digunakan pada tanaman, Urin harus terlebih dahulu melalui fermentasi yaitu dengan menambahkan bakteri starter kedalam urin tersebut agar urin yang telah difermentasi bisa mudah diterima oleh tanaman untuk diserap unsur haranya yang menjadi makan dari tanaman setelah air. Starter bakteri untuk membuat pupuk biasanya menggunakan EM4, agar bakteri bisa berkembang biak ditambahkan larutan gula pelekat yang berfungsi sebagai sumber makanan dan energi bagi bakteri.
Bahan :
§  Urin kelinci murni sebanyak 20 liter dengan harga Rp.2500 per liter.
§  Starter bakteri EM4 sebanyak 100 ml untuk 20 liter Urin.
§  Tetes tebu (molase) sebanyak 200 ml untuk 20 liter Urin.
Perlengkapan :
§           - Ember beserta tutupnya, diusahakan yang rapat/kedap.
§            -Gelas ukur
§            - Alat pengaduk


 Cara pembuatan :
Campurkan Larutan EM4 dan tetes tebu kedalam gelas ukur, kemudian diaduk hingga merata dan diamkan kira-kira 15 menit agar bakteri menjadi aktif setelah diberi asupan makanan tetes tebu tersebut, setelah didiamkan kemudian larutan dicampurkan kedalam ember yang berisi larutan urin kelinci dan di aduk hingga merata.
Ember yang telah berisi larutan campuran kemudian ditutup rapat dan didiamkan selama 3 minggu yang bertujuan terjadinya proses fermentasi dan degredasi urin sehingga bau yang terdapat pada urin menjadi hilang. Sebaiknya ember disimpan dan diletakkan pada tempat yang terhindar dari sinar matahari langsung dan hujan, setiap 1 minggu sekali larutan urin diaduk agar larutan didalam ember bisa terfermentasi sempurna. Setelah 3 minggu larutan urin telah siap untuk digunakan.

Hasil :
Setelah pupuk cair telah jadi biasanya dipasaran dihargai kisaran Rp.7000 per liter dengan kemasan botol plastik ukuran 1 liter.
Cara penggunaan :
Pupuk cair dilarutkan dengan air, dengan perbandingan satu liter pupuk cair dan satu liter air untuk disemprotkan pada daun tanaman. Sementara iti untuk tanaman hias pupuk bisa dilarutkan dengan air dengan perbandingan 1 liter pupuk cair dengan 10 liter air.

     



0 komentar:

Poskan Komentar